Rabu, 20 Juni 2012

Sebuah Renungan bagi seluruh Organisasi Tukang Gigi

Perjuangan dalam mempertahankan hak - hak nya sebagai seorang Tukang Gigi kini telah sampailah kepada babak baru berkenaan dengan tuntutan pemerintah dalam hal ini Kemenkes agar Tukang Gigi dapat berkumpul dalam satu Organisasi tunggal yang mengatasnamakan Tukang Gigi diseluruh Indonesia. Saat ini minimal ada sekitar 6 Organisasi Tukang Gigi sebut saja : 1. PTGI (Perkumpulan Tukang Gigi Indonesia yg berpusat di Jakarta) 2. PTGI (Persatuan Tukang Gigi Indonesia yg berpusat di Medan Sumatra Utara) 3. PTGI (Paguyuban Tukang Gigi Indonesia yg berpusat di Yogyakarta) 4. ASTAGIRI (Asosiasi Tukang Gigi Mandiri yg berpusat di Jakarta) 5. ITGI (Ikatan Tukang Gigi Indonesia yg berpusat di Jakarta) 6. Forum Tukang Gigi Jember, Persatuan Tukang Gigi Palsu 7. dll Kalau sebelumnya organisasi tukang gigi diatas telah melakukan perjuangan demi kelestarian tukang gigi berbuat dan berjuang secara terpisah - pisah, terpetak - petak dan bercerai berai.. ada yang melalui jalur Pemerintah baik Eksekutif dan Legislatif, jalur hukum, jalur demo dll.. maka saat ini seluruh organisasi tukang gigi diatas dihadapkan kepada tuntutan, agar semua melebur menjadi satu wadah tunggal yang mengatasnamakan kepentingan seluruh tukang gigi. Pertanyaan mendasar dari penulis adalah.... kira kira bisakah tukang gigi bersatu? bisakah tukang gigi melepas ego organisasinya masing masing dan saling bertoleransi antar sesama pengurus organisasi? pertanyaan pertanyaan inilah yang tentunya menjadi PR bagi seluruh pengurus dari Organisasi Tukang Gigi.. bagaimana tidak? kalau tetap Tukang Gigi tidak bisa bersatu, maka sudah barang tentu pemerintah tidak akan mau membuka ruang diskusi, negosiasi dan konsolidasi dengan tukang gigi. Artinya tidak ada cara lain agar tukang gigi dapat lestari, selain... bersatu padu, bertoleransi, melepaskan ego organisasinya masing masing... baru... kita dapat duduk bersama, membicarakan hal yang lebih prinsip yaitu mencari bagaimana solusi terbaik bagi masa depan tukang gigi. selama ego organisasi tidak ditanggalkan, selama tidak ada toleransi dari semua pengurus dan anggota organisasi tukang gigi, maka selamanya pula.. nasib tukang gigi akan terus terancam. dan masa depan tukang gigi akan semakin suram... sungguh sangat menyedihkan... bersatulah tukang gigi, buang ego sentris mu, bertoleransilah engkau sesama rekan seprofesimu... Penulis adalah: Aan Setiaji (Staff Ahli Perkumpulan Tukang Gigi Indonesia) sebuah renungan bagi seluruh tukang gigi, karena aku bukan tukang gigi, tapi aku pejuang tukang gigi... salam perjuangan...

5 komentar:

  1. Persyaratan apa saja untuk menjadi anggota ptgi d kalimantan barat? Berapa anggota yg d perlukan untuk mendaftar? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. syaratnya mengisi formulir pendaftaran...
      serta buat struktur pengurus disana minimal ketua sekretaris bendahara..

      Hapus
  2. boleh tau gak alamat ITGI di Jakarta?
    mau nanya-nanya seputar Tukang Gigi untuk tugas akhir saya.
    makasi. :)

    BalasHapus
  3. maaf mba nklt.. kalau kita dari PTGI (Perkumpulan Tukang Gigi Indonesia) yang berpusat di Bekasi..

    BalasHapus